Banner Bawah Utama

Pemkot Kotamobagu Batasi Pembelian Lapak Bazar Ramadhan

Pemkot Kotamobagu Batasi Pembelian Lapak Bazar Ramadhan

Pembukaan Pasar Senggol Tahun 2015/Foto Ist

Kotamobagu,PilarSulut.com – Direncanakan kamis esok, 23/6 Pemerintah Kotamobagu melalui instansi teknis bersama TNI/Polri akan mengelar rapat finalisasi Bazar Ramadhan yang tidak lama lagi akan dilaksanakan.

Herman Aray selaku penanggung jawab kegiatan Bazar Ramadhan mengaku pertemuan yang akan digelar di aula Pemerintah Kotamobagu akan melibatkan unsure pemuda gogagoman.

“Pemuda akan kita berikan ruang, namun tidak seperti tahun – tahun kemarin, dimana kali ini bagi pemuda yang akan berjualan kita beri kesempatan untuk memiliki lapak, namun jumlah lapak yang akan dimiliki oleh masing – masing penjual dibatasi,”Ujar Aray.

Menurutnya pembatasan kepemilik lapak ini mengacu pada aturan yang telah disiapkan oleh Panitia “Setiap penjual hanya bisa membeli maksimal 2 lapak. Tentunya kita punya pertimbangan, salah satunya agar lapak tersebut tidak dikuasai sebahagian orang saja. Tahun kemarin banyak yang mengeluhkan pada kami tidak mendapatkan lapak, padahal lapak yang disiapkan cukup banyak,”katanya.

Terkait biaya sewa lapak, kata Aray Pemerintah saat ini dalam proses perhitungan, namun pastinya akan mengacu pada perda retribusi. Sementara itu saat awak media menanyakan PAD yang akan dihasilkan tidak sebanding dengan anggaran yang telah disiapkan melalui APBD yakni sebanyak Rp 216 juta.

“Memang jika dihitunga PAD tidak akan sebanyak anggaran yang Pemerintah siapkan untuk kegiatan ini, karena kemungkinan kita hanya menarik Rp 1000 permeternya. Namun disini Pemkot tidak mengutamakan keuntungan akan tetapi pelayanan pada masyarakat,”Terang Aray.

Perlu diketahui Pembentukan Bazar Ramadhan mengacu pada Surat Keputusan Walikota Kotamobagu Nomor 114 Tahun 2016, dalam SK tersebut dilampirkan struktur kepanitian yang diisi oleh Pemerintah Kota dan TNI/Polri. Sedangkan untuk jumlah lapak, Pemerintah akan menyiapkan melebih jumlah yang ada pada tahun kemarin sebanyak 365 lapak. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *