Banner Bawah Utama

Pemkot Kotamobagu Bantu IKM Terbitkan Sertifikat Halal

Pemkot Kotamobagu Bantu IKM Terbitkan Sertifikat Halal

Kotamobagu,PilarSulut.com – Kualitas yang baik dari bahan makanan tentunya dapat meningkatkan daya beli dari masyarakat, akan tetapi kualitas tidaklah cukup. Diperlukan jaminan dari lembaga yang kredibel untuk lebih memastikan produk olahan dari industry tidak terkontaminasi dengan zat kimia.

Untuk itu Pemerintah Kotamobagu melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Penanaman Modal (Disperindagkop-PM) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan sertifikat halal bagi 3 Indsutri Kecil Menengah (IKM) diwilayah Kotamobagu.

Ketiga IKM tersebut yakni UD Asli Totabuan, UD Kabela, dan Rumah Family. Menurut Kepala Disperindagkop-PM melalui Kepala Bidang Perindustrian Fadlun Paputungan pada awak media, pihaknya tengah memfasilitasi penerbitan sertifikat halal bagi IKM.

“ Kami meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulut untuk dapat menerbitkan sertifikat halal bagi ke tiga IKM ini, namun sebelum itu MUI akan melakukan audit pada ke tiga IKM. Ini untuk memastikan bahan – bahan yang digunakan,”Ujar Fadlun.

Ditambahkannya “Disamping memastikan bahan – bahan yang digunakan, MUI akan melihat lingkungan industria apa layak atau tidak, tentunya harus bersih. Setelah melakukan penilaian, MUI akan melakukan sidang untuk memutuskan,”Ucap Fadlun.

Lebih lanjut dikatakan Fadlun sertifikat halal ini sangat penting bagi industry, kualitas produk lebih terjamin “Dengan adanya sertifikat halal produk yang dihasilkan oleh industry dapat dikatakan aman. Sertifikat halal bukan hanya menjamin produk tersebut aman di konsumsi oleh umat islam, namun sertifikat halal ini menjamin bahan – bahan yang digunakan steril dari bahan – bahan kimia yang dapat merusak organ tubuh. Sehingga manfaatnya besar,”Terang Fadlun.

Iapun berharap kedepannya lebih banyak lagi IKM yang mau difasilitasi dalam penerbitan sertifikat halal “Pemerintah tentunya mendorong, buka hanya tiga IKM ini saja yang mensertifikat produknya, namun seluruh IKM yang ada agar dapat mensertifikasi produknya,”Tutup Fadlun. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *