Banner Bawah Utama

Hasil Uji Lab BPOM Dan Pemkot Kotamobagu Di Temukan Makanan Mengandung Borax

Hasil Uji Lab BPOM Dan Pemkot Kotamobagu Di Temukan Makanan Mengandung Borax

Kotamobagu,PilarSulut.com – Pemerintah Kotamobagu melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindagkop-PM) bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi kemarin menemukan makanan mie disalah satu pabrik wilayah Kotamobagu yang masih mengunakan bahan pengawat kimia.

Hasil pemeriksaan dari Laboratorium mini milik BPOM Provinsi Sulut ini disampaikan oleh Kepala Bidang Perindustrian Fadlu Paputungan, menurutnya “Dari 4 sampel yang di ambil dari 4 tempat produksi, dua diantaranya masih mengunakan bahan kimia Borax,”Ujar Fadlun.

Dijelaskannya pemeriksaan di tempat produksi mie tersebut menindaklanjuti hasil temuan tahun kemarin, apa masih mengunakan  atau tidak “Jadi tempat – tempat yang sudah pernah kita temukan mengunakan bahan pengawet kita lakukan pengawasan, setiap pertiga bulan kita lakukan pengecekan. Ini untuk memastikan dan ternyata mereka  masih mengunakan bahan yang dilarang untuk makanan,”Ungkap Fadlun.

Untuk itu sambung Fadlun, pihak BPOM Provinsi langsung melakukan pembinaan “BPOM lakukan pembinaan, kita punya standar kerja. Tidak bisa langsung dilakukan penutupan. apa lagi menurut penjelasan mereka, bahwa masih bingung menentukan bahan apa yang harus digunakan dalam campuran mie. Untuk itu pihak BPOM merekomendasikan mengunakan bahan yang terdapat label BPOM pada kemasan,”Terang Fadlun.

Lebih lanjut ia menambahkan sedangkan untuk lokasih pasar ramadhan tidak terdeteksi adanya pengunaan bahan pengawet makanan “Untuk pasar ramadhan kita jamin aman. Sampel yang diambil cukup banyak, dan tidak satupun yang ditemukan. Namun kita tetap melakukan penyuluhan terkait larang pengunaan bahan kimia pada makana”.Tutup Fadlun.

Ditempat terpisah Kepala Disperindagko-PM menegaskan akan memberikan peringatan bagi tempat olahan mie yang masih mengunakan borax “Ini yang kedua kalinya ditempat yang sama ditemukan bahan pengawet makanan. Kita akan berikan peringatan jika pada pemeriksaan selanjutnya masih ditemukan maka akan dilakukan penutupan,”Tegas Aray.

Sekedar informasih terdapat cirri – cirri bahan makanan yang mengunakan pengawet. Untuk bahan yang mengunakan Formalin cirri – cirinya pada mie, tidak lengket,sangat kenyal, serta tidak mudah rusak, untuk tahu teksturnya keras, kenyal tapi tidak padat.

Untuk mie yang mengunakan boraks cirri – cirinya tidak lengket, kenyal, dan tidak mudah putus, untuk bakso teksturnya sangat kenyal, warna tidak kecoklatan seperti pengunaan daging, tetapi lebih cemerlang keputihan. (Abdi)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *