Banner Bawah Utama

Diancam dengan Parang, ABG Pendaki Soputan Digagahi

Diancam dengan Parang, ABG Pendaki Soputan Digagahi

Hukrim, Pilarsulut.com – MR (42), warga Tompaso tega memperkosa seorang gadis remaja berumur 15 tahun, sebut saja Mawar, saat mendaki gunung Soputan, Minggu (26/6), pukul 16.30 Wita. Gadis asal Kota Bitung itu bersama dua teman perempuannya terlebih diancam akan dibunuh oleh pelaku menggunakan parang.

Kejadiannya berawal ketika korban bersama dua teman cewek yang juga masih seumuran hendak mendaki gunung Soputan. Mereka memilih melalui jalur Desa Pinabetengan. Tiba di jalur ‘Patah Hati’ tiga anak gadis ini bertemu dengan tersangka yang saat itu baru pulang dari kebun.

“Saat itu tersangka langsung mengancam tiga remaja ini dengan parang. Tersangka memperkosa satu orang remaja, sementara yang lainnya disuruh menjauh. Mereka tidak berani mendekat lantaran diancam pakai parang. Teman mereka yang satu diperkosa tersangka,” kata Iptu Tommy Oroh, Kapolsek Tompaso, seperti dikutip Tribun Manado.

Setelah melakukan perbuatan bejatnya, tersangka hendak menggerayangi korban lain, namun pupus niatnya lantaran sudah tak mampu. Akhirnya tersangka pergi meninggalkan korban dan dua temannya. Korban dan kedua temannya kemudian pergi mencari pertolongan.

Korban kemudian diantar oleh warga yang tinggal di kaki Soputan untuk melaporkan kejadian perkosaan tersebut ke Polsek Tompaso. Aparat kemudian langsung bergerak untuk menangkap tersangka dengan berbekal ciri-ciri pelaku yang disebut oleh korban.

Beberapa jam kemudian tersangka MR langsung tertangkap dan digelandang ke Mapolsek Tompaso untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Korban dan dua temannya saat ini sementara dimintai keterangan, bahkan korban sudah divisum. Sementara tersangka juga sementara diperiksa, dan kasus ini akan dilimpahkan ke Mapolres Minahasa untuk tindakan selanjutnya.

“Rencananya akan dilimpahkan ke Polres Minahasa dari Polsek Tompaso, sebab tersangka sudah ditangkap dan barang bukti parang yang digunakan untuk mengancam sudah ditemukan. Korban juga sudah ada, dan kami akan proses sesuai denga hukum yang berlaku,” kata Iptu Edi Kusniadi, Kasat Reskrim Polres Minahasa.

Sumber: Tribun Manado

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *