Banner Bawah Utama

Pembangunan Infrastruktur di Bolmut Serap Anggaran Rp. 68,4 Miliar

Pembangunan Infrastruktur di Bolmut Serap Anggaran Rp. 68,4 Miliar
Bolmut, Pilarsulut.com – Saeroji, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menegaskan pihaknya siap untuk melakukan pengawasan optimal terhadap pelaksanaan belasan proyek pembangunan, setelah proses lelang lewat Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) tuntas dilaksanakan.
”Pihak ketiga yang telah dinyatakan sebagai pemenang proyek pada lelang harus siap untuk melaksanakan kerjanya dengan baik, sebab sebagai pemerintah dari Dinas Pekerjaan Umum tentu akan melakukan pengawasan optimal untuk memastikan semuanya berjalan sesuai dengan ketentuan,” kata Saeroji mewanti-wanti, kemarin.
Pada Tahun 2016 dana yang tertata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APB) khusus di Dinas PU untuk pembangunan mencapai Rp 68,4 miliar. Dari situ, Rp 63,4 miliar di antaranya akan dilelang atau dikontrak (sebagian lihat grafis). Sementaranya sisanya Rp 5 miliar melalui mekanisme penunjukkan langsung.
Saeroji meminta Rekanan mengindahkan prosedur kerja sesuai dengan harapan dari Bupati Bolmut Depri Pontoh. Dimulai dengan tahap persiapan, dan akan ada pembahasan khusus dengan pihaknya terkait kewajiban serta hak pelaksana proyek, untuk menjamin tak aka nada penyimpangan saat proyek mulai dikerjakan maupun saat selesai.
”Dalam pengerjaan proyek, pemerintah memang tidak menginginkan adanya adendum saat pekerjaan sudah dimulai atau setelah pelaksanaan sebab berpotensi menimbulkan masalah dan tak optimalnya pelaksanaan proyek dengan berkualitas. Makanya, sebelum proyek dikerjakan semua pihak ketiga diundang untuk membahas rencana kerja sesuai desain. Jika ada hal yang emergency dan perlu diubah, maka sejak awal akan diubah, sehingga semuanya berjalan aman dan lancar,” tegas Saeroji.
Dengan telah selesainya proses lelang sebagian proyek, diharapkan para kontraktor dapat memanfaatkan waktu dengan baik, sehingga pelaksanaannya dapat selesai pada tahun ini. ”Jika dilihat dari waktu pelaksanaan sangatlah cukup, mudah-mudahan kontraktor dapat memenuhinya sehingga tak ada proyek yang terbengkalai,” ungkapnya.
Hendra Brahim, Panitia Unit Layanan Pengadaan Jasa Konstruksi menambahkan pihak ketiga yang menjadi pemenang proyek wajib memulai pekerjaan jika sudah ada surat perintah memulai kerja dari instansi.
Jika tidak maka maka bisa diberi surat teguran, apalagi bila sudah cair uang mukanya. ”Jika tak mengindahkan surat teguran, maka bisa mendapat sanksi berat seperti kena penalti atau diputus kontrakya oleh pemerintah. Jika sudah diputus kontrak, maka perusahaan tersebut otomatis tak bisa lagi mengikuti tender atau melaksanakan proyek selama dua tahun,” tukasnya.
Proyek Pembangunan Infrastruktur Bolmut
No. Nama Paket HPS (Rp)
1 Pembangunan Dermaga PPI 2,2 milyar
2 Peningkatan Jaringan D I Binjeita 805,26 juta
3 Rehabilitasi Saluran D I Ollot 846,79 juta
4 Rehabilitasi Saluran Primer D I Pontak 1,23 miliar
5 Pembangunan Pasar Rakyat Boroko 300 juta
6 Peningkatan Jalan Binuni-Binjeita 1,4 miliar
7 Peningkatan Jalan Pekuburan Padang 1,5 miliar
8 Peningkatan Jalan Jambusarang-Limu 1,5 miliar
9 Peningkatan Jalan Sidodadi 1,53 miliar
10 Peningkatan Jalan Kecamatan Pinogaluman 1,7 miliar
11 Peningkatan Jalan Ntio Ntio Saleo 2 miliar
12 Peningkatan Jalan Tuntung-Komus 1-Tanjung Sidupa 2 miliar
13 Peningkatan Jalan Ibu Kota Kabupaten 2 miliar
14 Peningkatan Jalan Sangkub-Pangkusa 2 miliar
15 Peningkatan Jalan Jambusarang-Tomoagu dan Jembatan 2,45 miliar
16 Peningkatan Jalan Sonuo-Ollot-Keimanga 3,45 miliar
17 Peningkatan Jalan Bolangitang Timur 4 miliar
18 Peningkatan Jalan Lingkar dalam Keakar-Bigo-Kuala 13,95 miliar
Sumber: Dinas PU Kabupaten Bolmut
(*/PS)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *