Banner Bawah Utama

Bupati Bolmut Berharap Bantuan Pemerintah Jangan Disalahgunakan

Bolmut, Pilarsulut.com – Soal bantuan yang akan dan sudah disalurkan untuk membantu masyarakat miskin baik bantuan pertanian, perikanan, peternakan dan lain sebagainya, secara tegas Bupati Drs Depri Pontoh menegaskan agar jangan sampai disalahgunakan.

“Siapa saja yang menyalahgunakan bantuan kepada masyarakat, tak segan-segan akan diambil tindakan secara tegas melalui jalur hukum,” ujar Bupati.
Menurutnya, bantuan yang diberikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat bukan untuk disalahgunakan. Untuk itu, Papa Adit sapaan akrab Bupati, mengharapkan kepada seluruh sangadi (kepala desa, red) dan Camat untuk terus memonitor perkembangan yang ada di desa masing-masing agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Maksud dan tujuan dari bantuan yang diberikan agar masyarakat ekonomi lemah dapat terus berkembang ke arah yang lebih sejahtera, mandiri dan berkesinambungan,” jelasnya.
Selain itu, demi memberdayakan masyarakat miskin melalui berbagai usaha, pemerintah daerah (Pemkab) Bolmut terus membuka usaha melalui keterampilan berusaha bagi keluarga miskin untuk kelompok usaha bersama (kube) se kabupaten Bolmut. Sejumlah kelompok kube terdiri dari nelayan, pertukangan, perbengkelan, pertanian dan catring yang tersebar di kabupaten Bolmut ini terus mendapat perhatian demi peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati menyampaikan bahwa berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini adalah dalam rangka menumbuh kembangkan ekonomi lemah melalui program pemberdayaan fakir miskin. Olehnya, diharapkan kepada para penerima bantuan benar-benar memperhatikan usaha yang diberikan untuk terus dikembangkan.
“Ini membantu untuk meningkatkan ekonomi, dan setiap saat akan dilakukan evaluasi, untuk itu bagi kelompok-kelompok usaha, harus berpacu demi peningkatan ekonomi, ” ujar Pontoh. (Amad/Eby)

Komentar Facebook

komentar

About The Author

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *